Kepergian Xabi Alonso Buka Peluang Perpanjangan Kontrak Vinicius
Real Madrid baru saja melewati pekan yang penuh gejolak. Kekalahan di final Piala Super Spanyol menjadi awal dari keputusan besar, yang berpuncak pada pemecatan Xabi Alonso hanya sehari setelah laga tersebut. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita Liga Spanyol menarik lainnya di LIGA SPANYOL.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak karena Alonso dianggap sebagai sosok yang membawa stabilitas di ruang ganti. Manajemen klub kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa, pelatih Castilla, sebagai pengganti sementara.
Penunjukan ini bersifat interim sembari klub mencari pelatih permanen yang tepat. Arbeloa memimpin tim untuk pertama kalinya di Copa del Rey menghadapi Albacete, namun hasilnya kurang memuaskan dengan kekalahan 2-3.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Di tengah situasi tak ideal itu, muncul satu kabar positif yang bisa dimanfaatkan klub. Kepergian Alonso disebut membuka peluang baru bagi negosiasi kontrak pemain kunci, terutama Vinicius Junior. Hal ini bisa menjadi titik awal perbaikan hubungan antara manajemen dan bintang muda Brasil tersebut.
Peluang Perpanjangan Kontrak Vinicius
Selama Alonso memimpin, pembicaraan kontrak dengan Vinicius nyaris tidak berjalan. Sang winger dikabarkan sering menunda keputusan karena kurangnya komunikasi yang jelas dari pelatih dan manajemen. Namun, situasi berubah drastis setelah Alonso pergi. Klub kini lebih fokus membuka kembali negosiasi dengan Vinicius.
Sumber internal klub menyebut bahwa Real Madrid kini memiliki kesempatan lebih besar untuk meyakinkan sang pemain memperpanjang kontrak. Posisi Vinicius di tim utama tetap kokoh, dan manajemen menyadari bahwa mempertahankannya adalah kunci proyek jangka panjang klub.
Meskipun peluang terbuka, Los Blancos masih harus bekerja keras. Kontrak baru harus disepakati dengan detail yang memuaskan kedua pihak, termasuk gaji, bonus, dan insentif lainnya agar pemain merasa dihargai dan tetap loyal.
Baca Juga: Kepergian Xabi Alonso Bikin Pemain Real Madrid Terkejut dan Emosional
Isu Gaji dan Bonus Jadi Kendala

Masalah utama dalam negosiasi tetap pada aspek finansial. Saat ini, Vinicius menerima gaji sekitar 17 juta euro per tahun, masih di bawah Kylian Mbappe yang mencapai 20 juta euro per musim ditambah bonus besar. Real Madrid berusaha menyamakan paket gaji Vinicius agar lebih sepadan dengan bintang Prancis tersebut.
Namun, Vinicius juga menginginkan skema bonus besar sebagai bagian dari kontrak baru. Perbedaan pandangan mengenai bonus ini beberapa kali membuat negosiasi menemui jalan buntu. Jika tidak tercapai kesepakatan, ada risiko sang pemain dilepas pada bursa transfer musim panas mendatang.
Selain itu, berbagai klub dari Arab Saudi dan Eropa seperti Chelsea maupun Manchester City dilaporkan memantau situasi Vinicius. Hal ini menambah tekanan bagi Real Madrid untuk segera menuntaskan perpanjangan kontrak demi mencegah kehilangan aset penting mereka.
Komitmen Vinicius untuk Masa Depan
Meski sering dikaitkan dengan rumor transfer, Vinicius Junior berulang kali menegaskan cintanya terhadap Real Madrid. Pemain berusia 24 tahun ini menyatakan tidak berniat meninggalkan klub yang membesarkan namanya hingga menjadi salah satu wajah paling ikonik Los Blancos.
Kini, dengan negosiasi yang kemungkinan akan dibuka kembali, kedua pihak harus saling melunak terkait aspek finansial. Jika berhasil, Real Madrid berpotensi mempertahankan Vinicius untuk jangka panjang.
Kepergian Xabi Alonso pun bisa dilihat bukan sekadar masalah, tapi juga awal dari solusi. Klub dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat komitmen pemain inti sekaligus memastikan proyek jangka panjang tetap berjalan sesuai rencana. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor seputar berita Liga Spanyol menarik lainnya di ligaspanyol.id.
