Joan Laporta Masuk Tiga Finalis Kandidat Presiden Barcelona
Persaingan untuk menjadi presiden Barcelona telah menyempit menjadi tiga kandidat finalis, yaitu Joan Laporta, Victor Font, dan Marc Ciria. Mereka berhasil mengumpulkan dukungan cukup dari anggota klub, yang kini akan memberikan suara pada 15 Maret 2026.

Dari enam kandidat awal, Laporta memimpin dengan 8.169 tanda tangan, sementara Font memperoleh 5.144 dan Ciria 2.844 tanda tangan. Kandidat lain seperti Xavier Vilajoana, Daniel Juan, dan William Maddock gagal memenuhi ambang batas minimal 2.337 tanda tangan dan tidak masuk daftar final.
Laporta memicu proses pemilihan dengan mengundurkan diri pada Februari lalu untuk mencalonkan diri kembali. Sebelumnya, ia menjabat presiden antara 2003-2010 dan terpilih kembali pada 2021. Kini, ia berupaya memperpanjang masa jabatannya setelah kesuksesan tim di bawah pelatih Hansi Flick.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Dukungan dan Strategi Kandidat
Jumlah tanda tangan menunjukkan dukungan signifikan untuk setiap kandidat, meski Laporta menjadi favorit awal. Media lokal melaporkan bahwa popularitasnya meningkat karena keberhasilan tim dalam 18 bulan terakhir.
Namun, kombinasi dukungan Font, Ciria, dan Vilajoana melebihi total dukungan Laporta. Hal ini memicu spekulasi tentang kemungkinan konsolidasi suara anti-Laporta yang bisa memengaruhi hasil akhir pemilihan.
Ketiga kandidat kini fokus pada strategi kampanye selama 12 hari menjelang pemungutan suara. Setiap kandidat mencoba menarik perhatian anggota dengan tema utama yang dianggap paling penting bagi masa depan klub.
Baca Juga: Courtois Tak Yakin Alexander-Arnold Cocok untuk Real Madrid
Isu Utama yang Menjadi Perhatian

Situasi keuangan Barcelona menjadi salah satu isu utama, termasuk perombakan Camp Nou oleh Spotify dan potensi perekrutan pemain di musim panas. Lionel Messi juga menjadi topik hangat, terutama bagi Font dan Ciria yang menyoroti kepergian legenda klub di masa lalu.
Hasil di lapangan dan stabilitas tim menjadi faktor penting bagi anggota dalam menentukan pilihan mereka. Kinerja tim di LaLiga, Liga Champions, dan kompetisi lainnya dinilai sebagai cerminan kemampuan kepemimpinan calon presiden.
Ketiga kandidat belum mengumumkan calon pemain yang akan direkrut, mengikuti taktik umum untuk menjaga fleksibilitas negosiasi dan menarik dukungan anggota.
Prediksi dan Tantangan Menjelang Pemungutan Suara
Meski Laporta dianggap favorit, persaingan tetap ketat. Font dan Ciria memiliki basis dukungan cukup kuat yang bisa memengaruhi keputusan akhir, terutama jika terjadi konsolidasi suara anti-Laporta.
Faktor-faktor eksternal, termasuk persepsi anggota terhadap strategi klub dan keputusan transfer, akan menjadi penentu penting. Pemilu presiden Barcelona kali ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling sengit dalam beberapa tahun terakhir.
Hasil akhir akan menentukan arah klub Catalan untuk beberapa tahun ke depan, baik dari segi keuangan, pengembangan tim, maupun ambisi kembali bersaing di level Eropa. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola Liga Spanyol menarik lainnya hanya di ligaspanyol.id.
