Masa Depan Alexander Arnold Mulai Dipertanyakan di Bernabeu
Trent Alexander-Arnold kembali merumput setelah absen hampir dua bulan akibat cedera otot. Ia tampil sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-0 Real Madrid atas Valencia. Meski hanya bermain di menit akhir, kehadirannya tetap menarik perhatian publik dan media.

Alih-alih menjadi awal kebangkitan, momen tersebut justru memicu spekulasi baru. Banyak pihak mempertanyakan posisi Trent di tim utama. Ia belum mendapatkan kembali tempat reguler di starting eleven, meski sudah dinyatakan pulih sepenuhnya.
Situasi ini semakin menjadi sorotan karena Real Madrid sedang memasuki fase penting musim. Persaingan di lini belakang semakin ketat. Trent yang datang dengan ekspektasi tinggi kini justru berada dalam posisi yang tidak pasti.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Keputusan Arbeloa Jadi Sorotan
Dalam laga melawan Valencia, pelatih Alvaro Arbeloa lebih memilih memainkan David Jimenez sebagai starter di posisi bek kanan. Pemain muda berusia 21 tahun itu dinilai tampil solid dan dipercaya menjaga keseimbangan tim.
Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan. Trent dan Dani Carvajal yang lebih berpengalaman tidak menjadi pilihan utama. Carvajal memang masih dalam pemulihan cedera, tetapi nama Trent yang sudah kembali fit tetap tidak langsung dipercaya.
Beberapa laporan media Spanyol bahkan menyorot ekspresi datar Trent di bangku cadangan. Kamera televisi beberapa kali menangkap wajahnya yang terlihat bingung dan kecewa. Hal ini memunculkan dugaan adanya ketegangan internal antara pemain dan pelatih.
Baca Juga: Real Madrid Siap Sambut Pulangnya Endrick dan Kepulangan Nico Paz
Frustrasi dan Isu Masa Depan

Menurut laporan yang beredar, Trent merasa frustrasi dengan minimnya kesempatan bermain. Ia disebut telah bekerja keras dalam sesi latihan untuk membuktikan diri setelah pulih dari cedera. Namun, hasilnya belum sesuai harapan.
Sumber terdekat menyebutkan bahwa sang pemain merasa diabaikan sejak Arbeloa mengambil alih kursi pelatih pada Januari lalu. Adaptasinya di Santiago Bernabeu pun berjalan lebih sulit dari yang diperkirakan.
Meski begitu, media lain membantah kabar bahwa Arbeloa tidak menyukai Trent. Pihak klub juga dikabarkan tidak memiliki rencana untuk menjualnya dalam waktu dekat. Artinya, peluang untuk bangkit masih terbuka, meski tantangannya tidak kecil.
Antara Harapan dan Label Gagal
Alexander-Arnold datang dari Liverpool pada musim panas 2025 dengan ekspektasi besar. Ia diharapkan menjadi solusi kreatif di sisi kanan pertahanan Real Madrid. Kemampuan umpan silang dan visi bermainnya dinilai cocok dengan gaya menyerang Los Blancos.
Namun hingga kini, kontribusinya belum terlihat maksimal. Cedera yang datang di awal musim membuat proses adaptasinya terhambat. Persaingan ketat dan perubahan pelatih semakin menyulitkan posisinya di tim utama. Meski beberapa pihak mulai menyebut transfer ini sebagai kegagalan, perjalanan Trent di Madrid belum sepenuhnya berakhir.
Dengan usia yang masih produktif dan kualitas yang telah terbukti di level tertinggi, ia masih memiliki waktu untuk membalikkan keadaan dan membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian penting Real Madrid. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita Liga Spanyol menarik lainnya di ligaspanyol.id.
